WHAT WE LIVE FOR

 

UNTUK APA KITA HIDUP

            Perjalanan hidup yang kita lalui terkadang terasa melelahkan dan membosankan, namun itu semua harus kita jalani dengan penuh kesabaran dan ketabahan, karana pada dasarnya manusia diciptakan tidak lain hanya untuk mengatasi dan menyelesaikan permasalahan yang selalu hadir dalam setiap langkah kehidupannya. Hidup adalah perjalanan panjang  yang penuh dengan ketidak pastian, namun setiap orang selalu  berharap akan hadirnya kemudahan dalam menghadapi segala urusan, baik yang terkait dengan kepentingan diri  maupun orang lain, akan tetapi harapan itu terkadang tidak sesuai dengan kenyataan, itulah realita kehidupan yang terasa mudah bila dibayangkan, namun akan terasa sulit dan pahit bila dilaksanakan. Disisi lain kita sering merasakan bahwa segala permasalan yang semula kita anggap sulit, ternyata mudah diselesaikan, dan sebaliknya persolaan yang kita anggap ringan dan mudah, ternyata sulit untuk diatasi sehingga banyak menghabiskan energi dan pikiran untuk dapat menyelesaikannya.

Hidup adalah pilihan dari berbagai alternatif, dimana  setiap pilihan yang kita ambil  mengandung konsekuensi akan hadirnya kebaikan sesuai yang kita harapkan atau sebaliknya keburukan yang tidak kita inginkan, dan pilihan itu  harus kita jalani dengan sepenuh hati, karena sekali kaki melangkah maka harus terus berjalan, meskipun didepan banyak rintangan dan tantangan namun harus bisa diatasi, karena kita yakin bahwa Tuhan telah mentakdirkan manusia untuk selalu berhadapan dengan ujian dan cobaan. Pada hakekatnya perjalanan hidup yang kita lalui akan selalu diwarnai dengan persoalan yang tidak pernah berakhir, namun hal itu tidak perlu menjadikan beban, karana setiap permasalan tentu ada jalan keluarnya, asalkan kita mau berusaha dan berupaya, maka segala persoalan niscaya akan dapat diselesaikan dengan mudah. Dengan demikian inti permasalahan dalam hidup adalah bagaimana kita mampu mengatasi segala persoalan yang selalu hadir dalam kehidupan kita, dan bagi orang yang bijak tentu akan menganatisipasinya dengan berbagai alterntif penyelesaian, sehingga dengan melakukan hal itu, maka akan meredam setiap gejolak rasa takut maupun kekhawatiran, karena perasaan itu sesungguhnya hanya ada dalam hati dan pikiran, dan terkadang tidak terjadi dalam kenyataan.          

Hidup pada dasarnya tentang cerminan diri sendiri yang asli dan otentik, dimana untuk menjalaninya selalu berupaya mencari dan menemukan tempat yang dapat memberikan rasa aman, serta senantiasa berusaha menciptakan dampak yang memiliki makna dan manfaat. Dalam hidup harus punya makna bagi diri sendiri maupun orang lain, meskipun terkadang terasa sulit namun harus diupayakan, karena sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bisa bermafaat bagi orang lain. Untuk dapat memberi manfaat, tidak harus dengan kemampuan fiansial, akan tetapi bisa dilakukan dengan berbagai cara diantaranya membantu meringankan beban orang lain yang ditimpa permasalahan dengan memberi saran dan solusi jalan keluar yang terbaik, sehingga mereka terlepas dari masalah yang dihadapi. Hidup itu indah, oleh karenanya harus dinikmati dengan sepenuh hati, dan bila kesempatan ini tidak dimanfaatkan tentu akan timbul penyesalan, mengingat waktu terus berjalan dan tidak mungkin kembali, usia kita bagaikan es, digunakan maupun tidak digunakan akan tetap mencair. Dengan demikian selagi masih diberi kesehatan dan kesempatan, maka manfaatkanlah waktu untuk menikmati hidup, dengan melapaskan diri dari berbagai permasalahan, meski hanya sementara namun kenikmatan itu bisa memberikan  energi   dan motivasi untuk menjalani hidup selanjutnya.

            Hidup adalah proses perjuangan, pembelajaran, dan kumpulan pilihan yang kita buat setiap hari untuk memberi makna dan dampak positif bagi diri sendiri maupun orang lain, untuk itu dalam menjalani hidup harus memiliki arah dan tujuan yang jelas, sehingga tidak tersesat dijalan yang salah, dan hanya ada satu pedoman hidup yang dapat mengarahkan manusia ke jalan yang benar dan lurus yaitu Agama dan keyakinan yang kita anut. Untuk itu kita harus yakin bahwa Agama adalah satu satunya pedoman hidup yang harus dipegang teguh dan dilaksanakan dengan sebaik baiknya, agar hidup lebih terarah dan terhindar dari perbuatan sesat, serta menjerumuskan kita kedalam jurang kenistaan dan kehinaan. Kita hidup tidak lain hanya untuk beribadah kepada Allah SWT, sebagaimana diuraikan dalam firmanNya bahwa “Tidaklah Aku ciptakan Jin dan Manusia, kecuali untuk beribadah kepada Ku”. Oleh karenanya hidup tanpa ibadah akan terasa hambar dan tidak tahu arah tujuan yang pasti, bagikan layang-layang putus dari talinya dan terbang tanpa arah. Perlu diingat bahawa dalam hati kita bersemayam dua kekuatan yang saling berebut pengaruh, yaitu syetan yang mempengaruhi dalam kesesatan dan malaikat yang mempengaruhi dalam kebaikan, dimana keduanya selalu berjalan beriiringan mengikuti langkah kehidupan manusia, dan setiap saat keduanya selalu bersaing untuk mepengaruhi hati manusia dalam kebaikan dan kesesatan. Dalam hal ini bila kita selalu menjalankan ibadah dengan baik dan benar, maka pengaruh kebaikan akan selalu mendominasi kehidupan kita, namun bila kita tidak mejalankan ibadah dengan benar, maka sifat dan karakter keburukan akan selalu mempengaruhi kehidupan kita, dan selalu mendorong ke arah perbuatan yang salah dan melanggar norma kehidupan.

Marilah kita jadikan hidup lebih bermakna dan bermanfaat bagi diri dan orang lain, dengan selalu menebar kebaikan dan menjauhi perbuatan yang dilarang agama, karena dengan melakukan hal itu hidup akan terasa tenang, tentram dan damai, serta terhindar dari pengarauh kehidupan dunia yang bergelimang dengan kesesatan dan sifat angkara murka, dan bila kita terpengaruh maka akan terjerumus  dalam jurang kenistaan dan berakibat pada penyesalan. Maka dari itu mari kita jadikan hidup yang singkat ini dengan aktifitas yang bermanfaat bagi diri dan orang lain, sehingga hidup akan lebih bermakna dan terhindar dari kebimbangan dan kehampaan. 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HEART & MIND EXERCISE

TIME IN HUMAN LIFE

PREDICTIONS OF OBSTACLES TO PRAYER FOR VICTORY