TIME DOESN'T WAIT FOR YOU
WAKTU TIDAK MENUNGGU MU
Hidup manusia dibatasi oleh waktu,
namun kebanyakan mereka tidak menyadari dan merasakan, betapa berharganya waktu
dan kesempatan yang mereka miliki, sehingga tidak terasa waktu terlewat begitu
saja tanpa dapat digunakan untuk sesuatu
yang bermanfaat. Kebanyakan mereka terlena dalam kebiasaan hidup yang melalaikan waktu,
serta selalu mengikuti kemauan hati yang mengarahkannya dalam mencari
kenikmatan hidup, namun terkadang hal itu membawanya dalam kesesatan yang tidak
mereka sadari. Dari pagi sampai larut malam waktunya dihabiskan untuk
bermain media sosial, dengan menikmati fitur permainan dan tontonan yang
mengasyikan, seakan mereka tidak peduli dengan waktu yang terus berjalan. Adalah
kerugian yang sangat besar bila kita tidak memanfaatkan waktu dengan aktifitas
yang berguna, dan ini merupakan permasalahan yang banyak dihadapi oleh manusia,
dimana mereka banyak berencana untuk menggunakan waktu sebaik mungkin,
namun tidak mengetahui cara dan jalan yang harus ditempuh untuk melakukan apa
yang diinginkan, sehingga kesempatan yang ada berlalu begitu saja tanpa dapat
dimanfaatkan dengan baik. Dengan banyaknya waktu yang digunakan untuk bemain
media sosial, tentu akan membawa mereka kedalam dunia maya yang penuh
dengan khayalan, sehingga lupa pada
dunia nyata yang penuh dengan tantangan dan pesaingan, yang seharusnya mereka
upayakan demi memenuhi kebutuhan hidup, yang semakin sulit dan penuh dengan
ketidak pastian.
Sesungguhnya
manusia berada dalam keadaan merugi manakala dalam perjalanan hidupnya
senantiasa menyia-nyiakan waktu dan tidak memberi manfaat bagi lingkungannya,
selain itu ia juga tidak pernah memberikan nasehat dan mengajak untuk berbuat
kebaikan. Disisi lain banyak manusia yang
disibukan dengan urusan dunia yang tidak mengenal waktu, sebagian besar
masa hidupnya hanya digunakan untuk mencari dan mengumpulkan harta tanpa kenal
lelah, dari bangun pagi sampai larut malam seakan tidak ada rasa puas dengan
harta yang sudah mereka miliki. Itulah manusia yang hanya memandang harta
sebagai tujuan hidupnya, dan menganggap bahwa dengan harta yang berlimpah akan
memperoleh kabahagian dan ketenangan, namun itu semua hanya sebatas harapan,
karena dalam kenyataannya dengan harta yang berlimpah justru membuat hati dan
pikiran mereka semakin tidak tenang, karena khawatir hartanya berkurang. Selain
itu setiap saat persaannya cemas memikirkan banyaknya omset pemasukan dan
pengeluaran yang harus selalu dipantau, karena takut ada kesalahan dalam
penghitungan, demikian seterusnya sehingga waktu mereka habis hanya untuk mengurus
harta. Mereka baru menyesal bila sudah ditinggalkan oleh waktu, dimana
penyesalan itu hadir disaat kondisi fisik sudah tidak berdaya untuk melakukan
aktifitas ibadah dan perbuatan yang bermanfaat, sementara batas waktu kehidupan
sudah mendekati azal kematian.
Perjalanan waktu tidak bisa kita
rasakan, namun hanya bisa dilihat dari berputarnya jarum jam, serta pergantian
siang malam yang terus berjalan silih berganti, dalam kondisi ini ada sebagian orang
yang sibuk dengan aktifitas yang tidak
pernah berakhir, seakan selalu kekurangan waktu, disisi lain ada yang diam menunggu dengan perasaan yang
membosankan. Itulah waktu yang bila ditunggu akan terasa lama dan menjemukan,
namun bila digunakan akan terasa singkat dan
kekurangan. Waktu ibarat sebatang es yang digunakan atau tidak, akan tetap mencair,
sehingga ada perasaan merugi manakala kita gunakan untuk sesuatu yang tidak
bermanfaat.
Manusia yang bijak adalah mereka yang
mampu menjaga keseimbangan masa hidupnya untuk kepentingan dunia dan akhirat, dengan
berupaya memenuhi kebutuhan dunianya seolah-olah akan hidup selamanya, serta
beribadah dan berbuat kebaikan untuk kepentingan akhiratnya seolah-olah akan
mati besok pagi. Untuk itu mari kita gunakan waktu dengan baik dan benar, sebelum datang
penyesalan yang tidak berarti, karena pada hakekatnya waktu tidak menunggumu
dan tidak akan berhenti walau sesaat. Gunakanlah waktu untuk aktifitas
yang bermanfaat, karena sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang dalam
menjalani hidupnya selalu memberi manfaat bagi orang lain. Pengertian manfaat
disini adalah orang yang mampu meringankan beban mereka yang hidup dalam
kesusahan, mengajarkan ilmu yang bermanfaat, serta berbuat baik dengan sesama.
Dengan demikian dampak dari amal
perbuatan yang dilakukan, dapat membuat orang lain merasa bahagia, serta
menjadikan dirinya orang yang selalu diingat dan dikenang oleh mereka menerima manfaat.
Komentar
Posting Komentar