IGNORING TIME REAPS REGRET
MENGABAIKAN WAKTU MENUAI PENYESALAN
Waktu
adalah moment berharga yang harus kita manfaatkan semaksimal mungkin untuk
menata masa depan yang lebih baik, karena pada hakekatnya masa depan adalah misteri
kehidupan yang belum jelas, dan penuh dengan ketidak pastian. Disisi lain waktu
terus berjalan, dimana perjalanan waktu tidak bisa kita rasakan, dan
hanya bisa dilihat dari pergerakan jarum jam yang terus berputar, serta pergantian
siang dan malam yang terus berjalan silih berganti sebagai pertanda awal dan
barakhirnya aktifitas kehidupan kita. Dalam kondisi ini ada satu hal
yang selalu kita rasakan, yaitu pergeseran waktu yang terasa cepat, terlebih
bagi mereka yang disibukan dengan tugas pekerjaan yang padat, sehingga selalu merasakan
waktu berlalu begitu singkat, dan apa
yang kita rasakan pada hakekatnya juga sama dirasakan orang lain.
Dinamika
kehidupan yang semakin dinamis, mendorong orang berupaya meraih dan mendapatkan
penghidupan secara maksimal, untuk itu dengan berbagai cara mereka mencari
peluang yang bisa memberikan keuntungan sesuai yang diharapkan, demi memenuhi
kebutuhan hidup diri dan keluarganya. Hal ini menggambarkan bahwa untuk memenuhi
kebutuhan hidup diperlukan usaha dan kerja keras, mengingat perbandingan
kesempatan dan peluang kerja yang ada, tidak sebanding dengan mereka yang
mencari dan membutuhkan, sehingga untuk bisa meraihnya diperlukan
kesiapan mental, serta pengetahuan dan skil yang cukup. Oleh karenanya
diperlukan waktu untuk memanfaatkan peluang yang ada, termasuk didalamnya
perencanaan dan kesiapan yang optimal, agar dapat meraih target sesuai yang diinginkan.
Namun banyak diantaranya yang lalai, dan tidak mampu memanfaatkan waktu dengan
baik, sehingga berakibat pada kegagalan.
Waktu, peluang dan kesempatan merupakan situasi
yang harus dimanfaatkan dengan optimal, karena ia tidak akan pernah kembali, dan
akan terus berjalan tanpa dapat kita rasakan. Banyak orang terlena dengan kebiasaan dan
pola hidup yang mereka jalani, dan abai terhadap kesiapan menghadapi masa depan
yang penuh dengan persaingan, sementara waktu dalam hidupnya terus berlalu
tanpa dapat digunakan untuk sesuatu yang bermanfaat bagi diri dan
lingkungannya.
Pada
akhirnya banyak orang menyesal karena kehilangan waktu berharga untuk masa
depan hidupnya, hal ini dialami oleh mereka yang abai terhadap peluang dan
kesempatan yang hadir namun tidak direspon dengan baik, sehingga mereka terlena dalam
kebiasaan hidup yang stagnan dan tidak membawa kemajuan yang berarti bagi
dirinya. Mereka lebih menyukai kenikmtan hidup yang serba instan, tanpa
memikirkan dan mempertimbangkan masa depan yang penuh dengan persaingan,
sehingga setelah waktu dan kesempatan emas itu berlalu, baru timbul penyesalan. Itulah waktu yang selalu datang
dan pergi tanpa dapat kita rasakan, namun bila kita abaikan akan timbul
penyesalan yang terkadang terasa menyakitkan. Penyesalan yang terlampau
dalam, akan selalu dikenang dalam perjalan hidup, dan sulit untuk dilupakan
sehingga dapat berdampak pada tekanan psikologis dan menimbulkan tekanan jiwa. Untuk
itu marilah kita manfaatkan waktu dengan baik dan bijak sesuai dengan kemampuan
kita, sehingga hidup akan terasa bermakna dan bermanfaat bagi diri dan
orang lain, dan jangan mencoba untuk melalaikannya karana akan menimbulkan
penyesalan yang tidak pernah berakhir.
Komentar
Posting Komentar