HEART & MIND EXERCISE
OLAH RAGA OLAH HATI & OLAH PIKIR
Perjalanan hidup yang kita lalui selama
ini, tentu tidak selalu berjalan mulus dan landai sebagaimana yang kita diharapkan,
karena pada dasarnya hidup adalah arena yang sarat dengan permasalahan dan
tantangan yang tidak akan pernah berakhir, disisi lain hidup juga perjuangan
yang harus dijalani dengan baik dan benar sesuai rencana yang telah kita
tentukan. Untuk itu dalam menjalani hidup senantiasa diperlukan kesehatan jasmani
dan rohani, serta kemampuan berpikir, guna menghadapi berbagai persoalan serta
persaingan hidup yang semakin berat. Kesehatan jasmani merupakan kebutuhan
yang mutlak diperlukan, karena ia merupakan faktor utama yang mampu mengatur
ritme kehidupan, oleh karenanya untuk mempertahankan jasmani agar tetap prima,
tentu diperlukan pola hidup sehat, diantaranya dengan melakukan olah raga secara
rutin sehingga dapat meningkatkan metabolisme tubuh, melancarkan sirkulasi
darah yang berdampak pada kesehatan jantung, dan paru-paru serta mampu mencegah timbulnya penyakit degenaratif yang
sulit disembuhkan.
Olah hati merupakan salah satu cara
untuk meningkatkan kepekaan hati dalam merespon kehidupan, kegiatan ini dapat dilakukan
melalui aktifitas peningkatan ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa,
sehingga dengan adanya peningkatan kepekaan hati tentu akan membuat hidup menjadi lebih baik, terutama
dalam memelihara interaksi vertikal dengan Tuhan maupun interaksi horizontal
dengan sesama manuisa. Kegiatan olah hati perlu dilakukan mengingat hidup didunia
tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan
jasmani dan materi, akan tatapi juga kebutuhan rohani, karena baik
buruknya perilaku seseorang akan
ditentukan oleh batin dan hatinya yang berperan sebagai pusat pengendali
perbuatan dan perilaku. Oleh karenanya untuk menjaga hati agar tetap
baik, tidak ada jalan lain kecuali harus diolah dan diisi melalui kegiatan amal
ibadah, diantaranya dengan meningkatkan keimanan dan ketakawaan terhadap Tuhan
Yang Maha Esa. Banyak orang yang
belum memiliki kepekaan hati karena menganggap ibadah sebagai kegiatan rutin yang dilakukan hanya untuk menggugurkan kewajiban,
dimana ibadah yang dilakukan hanya sebatas menggerakan fisik tanpa dapat
direspon oleh dihati, sehingga tidak mampu menyentuh esensi ibadah yang
sesungguhnya. Perlu diketahui bahwa batin yang kosong dari keimanan akan mudah
terjerumus kedalam jurang kesesatan, dan perbuatannya akan selalu diwarnai
dengan kekeliruan dan kesalahan yang sulit untuk diluruskan.
Manusia sebagai mahluk yang sempurna,
diberi karunia akal dan pikiran yang mampu merespon segala permasalahan hidup,
sehingga dengan karunia tersebut mereka dapat melakukan berbagai pertimbangan yang tepat dalam menentukan jalan pilihan hidup yang terbaik, dan
terhindar dari kesalahan yang berakibat pada timbulnya penyesalan. Dengan
melakukan aktifitas olah pikir secara rutin akan mendorong kita untuk selalu
berpikir, sehingga dapat mempertahankan dan meningkatkan daya analisis terhadap
berbagai permasalahan yang dihadapi, selain itu dengan bekerja dan berpikir
akan membuat kreativitas kita menjadi
semakin meningkat, dan terhindar dari penurunan daya ingat seiring bertambahnya usia.
Bagi mereka yang sudah purna dinas (pensiun) kegiatan olah
pikir perlu dilakukan, sebagai sarana untuk mempertahankan daya ingat yang akan
cenderung berkurang secara cepat manakala kebiasaan berpikir berhenti, atau tidak digunakan dalam waktu yang lama. Salah
satu kebiasaan yang dilakukan oleh mereka yang telah berakhir masa kerja
(pensiun), adalah menghentikan kebiasaan berpikir, selain itu banyak waktu
mereka dihabiskan untuk bersantai, berlibur dan memanjakan diri, seakan mereka bebas
dari permasalahan yang selalu membebaninya. Padahal kebiasaan melakukan aktifitas
berpikir harus tetap dipertahankan, mekipun dengan porsi yang ringan dan tidak
memberatkan, karena bila otak dibiarkan berhenti dan istirahat dalam waktu lama,
maka akan berakibat pada penurunan daya ingat yang semakin cepat, dan berujung pada penyakit lupa
stadium berat. Untuk itu kegiatan olah pikir harus tetap dipertahankan
salah satu diantaranya dengan melibatkan diri dalam organisasi sosial kemasyarakatan yang bekerja menghadapi berbagai
permasalahan sosial yang harus dibahas lewat musyawarah dan kerja sama. Aktifitas musyawarah akan membuka peluang adanya
diskusi dan tukar pikiran, dimana kegiatan ini bisa dimanfaatkan sebagai sarana
penyampaian ide dan gagasan yang bermanfaat, dan hal ini merupakan salah satu kegiatan olah pikir yang bisa kita lakukan.
Olah raga, olah hati dan olah pikir merupakan
tiga faktor yang harus dijadikan sebagai pola hidup, mengingat ketiga hal
tersebut merupakan sarana yang dapat memberikan kesehatan jasmani, rohani dan
intelektual yang sangat diperlukan dalam kehidupan manusia. Dengan melaksanakan
aktifitas olah raga secara bertahap, bertingkat dan berlajut akan dapat
mempertahankan dan meningkatkan kebugaran tubuh agar tetap sehat, sehingga
dapat mendukung aktifitas kehidupan sehari-hari dengan optimal, selain itu juga
dapat mencegah penuruan fungsi organ tubuh yang cenderung akan menurun manakala
tidak ada aktifitas gerak secara rutin. Melakukan kegiatan olah hati dapat
maningkatkan keimanan dan ketakwaan yang berdampak pada ketenangan dan
kedamaian hati serta membuat hidup menjadi lebih bermakna. Melalui
aktifitas olah pikir akan mendorong
berlangsungnya proses kognitif dan intelektual
guna mengasah daya analitis logis dan kreatif dalam memahami serta memecahkan berbagai
permasalahan dalam kehidupan keluarga dan masyarakat. Mari kita laksanakan pola hidup sehat dan bermakna, dengan
mengembangkan tiga prinsip hidup yang cukup sederhana yaitu olah raga, olah
hati dan olah pikir, dengan semangat disertai hati yang ikhlas, agar kehidupan yang
kita jalani senantiasa diwarnai dengan kesehatan, ketenangan
dan bahagia baik lahir maupun batin.
Komentar
Posting Komentar