SPREADING Slander REAPS HOSTILITY
MENEBAR FITNAH MENUAI PERMUSUHAN
Dalam pergaulan hidup dengan sesama, terkadang diliputi berbagai persoalan, sehingga tidak jarang suatu persahabatan dapat berubah menjadi permusuhan, manakala ada persoalan kecil yang timbul diantara mereka, persoalan tersebut dapat berupa fitnah yang dilontarkan oleh pihak satu pada yang lain, karena disebabkan oleh beberapa hal seperti timbulnya rasa iri dan tidak rela manakala salah seorang diantaranya memiliki kedudukan yang lebih karena adanya keberuntungan, atau keberhasilan yang tidak dapat dicapai orang lain. Fitnah merupakan perilaku yang muncul akibat dorongan nafsu yang kuat dari seseorang karena timbulnya perasaan benci pada orang lain, selain itu dapat juga karena ingin mendapatkan keuntungan pribadi namun dilakukan dengan menjatuhkan kawan pasaing yang berpotensi menghalangi maksud dan tujuan yang akan ia capai.
Perbuatan fitnah bisa terjadi diberbagai kalangan, diantaranya dalam dunia politik pada saat mendekati pemilihan kepala daerah maupun anggota legeslatif, hal ini terjadi manakala seorang kader Parpol berani melontarkan kata fitnah yang dapat menjatuhkan lawan politiknya, guna meraih keuntungan berupa nama baik dikalangan masyarakat calon pemilih, sehingga dengan meningkatnya citra dan nama baik dimata masyarakat, secara tidak langsung akan memberi peluang berupa keuntungan untuk medapatkan suara terbanyak, serta berpotensi meraih kemenangan pada proses pemilihan yang akan dilaksanakan.
Perlu diketahui bahwa perbuatan fitnah merupakan kesalahan besar yang harus dihindari, karana akan menimbulkan benih permusuhan antara orang yang memfitah dan yang difitnah, atau bahkan dapat mengakibatkan kasus hukum yang manjerat mereka yang bersalah. Sebagai mana kasus yang banyak terjadi di masyarakat saat ini, dimana media sosial sudah menjadi sarana yang memudahkan untuk menyampaikan berbagai pendapat dan kritik dari pihak satu pada yang lain, sehingga berpotensi pada munculnya berita bohong atau Hoax oleh pihak tertentu, yang berakibat jatuhnya nama baik sesorang akibat fitnah yang mereka lakukan.
Dalam segala aktifitas yang menyangkut hubungan dan interaksi antar sesama, hendaknya lebih mengedepankan sikap jujur dan ikhlas tanpa menimbulkan perasaan curiga dan memfitnah orang lain. Mengingat melontarkan perkataan bernada fitnah dengan tanpa bukti kesalahan yang jelas, akan mengakibatkan jatuhnya harga diri dan kehormatan orang lain, sehingga berdampak pada sulitnya memulihkan kembali nama baik yang telah dibangun sekian lama. Untuk itu marilah kita laksanakan proses demokrasi secara arif dan bijak, dengan mengedapankan sportifitas yang tinggi, serta berlandaskan sifat jujur dan ikhlas, sehingga segala keuntungan dan kemenangan yang diraih akan terasa aman, tenang dan terhormat.
Komentar
Posting Komentar