SPREADING FRAUD CAUSES LOSSES

                                                SPREADING FRAUD CAUSES LOSSES

        It is human nature to constantly seek profit in all aspects of life, as profit inevitably leads to income or earnings exceeding predetermined targets . Achieving this requires careful planning, including alternative courses of action. When profits cannot be achieved through proper means, fraudulent or illegal actions are resorted to to obtain what is desired. Fraud and loss are causes and effects that always go hand in hand, and are a factor in human choices and considerations. 

         Cheating does not only occur in human habits, but can also occur in the world of sports, where the game system has been regulated according to the provisions, but in order to gain victory, some of them try to commit unsportsmanlike acts. As in the game of soccer, cheating is often done by tripping   the opponent, so that the opponent falls, if the violation is considered serious, the referee will immediately issue a red card and send the player off the field, this condition certainly has an adverse impact on the team, because the reduced number of players has the potential to lose. Cheating is also often found in athletics, such as the most prestigious   100m running race, where in order to gain victory, some participants use stamina-enhancing drugs, so that with their cheating they are able to beat the runners who are their competitors, but this can end in losses when the results of urine tests are found to have used doping, which results in the cancellation of the championship title in question.

         Kecurangan memang dapat terjadi disemua segi kehidupan, seperti dalam hal mencari dan mendapatkan nafkah keluarga yang harus ditempuh dengan persaingan dan kerja keras, sehingga bagi mereka yang tidak mampu bersaing maka akan berupaya melakukan tindakan melalui segala cara, termasuk dengan cara ilegal sekalipun. Sebagaimana terjadi dalam dunia bisnis dan perniagaan yang banyak ditemukan kecurangan dengan cara  menipu konsumen, sehingga menimbulkan kerugian finansial yang sangat besar, seperti yang terjadi akhir-akhir ini, dimana seorang event organizer (EO) pesta pernikahan  yang menipu klienya sehingga  merugikan banyak pihak, bahkan ada diataranya yang membatalkan pesta pernikahan akibat penipuan tersebut. Demikian pula kasus biro trevel yang bertindak curang dengan menggelapkan dana jamaah umroh untuk digunakan kepentingan pribadi, sehingga banyak jamaah yang batal berangkat umroh akibat dananya disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Selain itu ada bisnis online yang terkadang melakukan kecurangan dengan mengirim barang yang tidak sesuai pesanan atau tidak sesuai dengan barang yang diiklankan, sehingga menimbulkan kerugian bagi konsumen yang sudah terlanjur memesan dan mengirim uang pembayaran.

         Itulah beberapa kerugaian akibat perbuatan curang yang dilakukan oleh orang yang berupaya mendapatkan keuntungan, tanpa mempertimbangkan dan mempedulikan kerugian yang dialami oleh orang lain, sehingga sebagai akibat dari perbuatannya dapat menimbulkan kekecewaan bagi pihak yang dirugikan. Perlu diketahui bahwa kekecewaan yang timbul akibat perbuatan curang (tidak jujur) yang dilakukan orang lain, dapat menimbulkan luka batin dan trauma yang  sangat dalam, mengingat mereka telah berupaya mancari dan mengumpulkan uang selama bertahun-tahun, demi menggelar pesta penikahan, maupun untuk melaksanakan ibadah umroh, tiba-tiba batal dan sia-sia, karena uang yang telah terkumpul disalahhgunakan oleh pihak lain. Inilah dampak perbuatan curang yang dilakukan oleh sebagian orang, sehingga menimbulkan kerugian bagi orang lain, perlu diketahui bahwa keuntungan yang diperoleh dari perbuatan curang tidak akan membawa barokah, akan tetapi sebaliknya akan menimbulkan keresahan dan ketidak tenangan dalam hidup. Perbuatan curang adalah salah satu karakter manusia yang terkadang muncul dalam situasi yang sulit dan terdesak, karena sudah tidak mampu melakukan upaya untuk berbuat jujur, sehingga terpaksa melakukan perbuatan curang demi menghindari kerugian, atau satu-satunya cara untuk menghidari kerugian karena dari sekian banyak usaha tidak mamapu mendapatkan keuntungan.

         Perbuatan curang selalu mempengaruhi hasrat dan keinginan manusia, termasuk dalam konstelasi pemilihan calon pemimpin yang penuh dengan upaya dan perjuangan melalui barbagai pendekatan  kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat, maupun dengan mengobral janji akan adanya kemajuan dan kesejahteraan masyarakat bila dia terpilih menjadi pemimpin, meskipun janji yang disampaikan terkadang tidak ditepati manakala sudah terpilih menjadi pemimpin. Salah satu tindakan yang tidak sportif adalah adanya upaya penggunaan finansial sebagai sarana untuk mendapatkan kemenangan, dimana masyarakat calon pemilih terlebih dahulu diberi imbalan berupa bingkisan ataupun uang, sebagai sarana untuk mempengaruhi mereka, agar memberikan suaranya kepada calon yang telah ditentukan, kondisi seperti ini merupakan tradisi dan kebiasaan yang telah barjalan begitu lama seolah-olah sudah menjadi budaya yang tidak bisa dihilangkan. Dengan demikian hanya mereka yang memiliki modal dan materi lebih yang memiliki peluang untuk mendapat kemenangan.

     Namun ketahuilah bahwa suatu kemenangan yang diperoleh melalui kecurangan akan menimbulkan kerugian dikemudian hari, dimana pemimpin yang mendapatkan kemenangan dengan modal finansial tentu akan berupaya mendapatkan keuntungan sebagai pengganti modal yang telah ia keluarkan, hal ini akan mendorong terjadinya korupsi dan penyimpangan anggaran negara, sehingga berpotensi pada timbulnya kasus hukum yang akan menjeratnya, dan pada akhirnya akan berujung pada pemberhentian jabatan yang ia duduki. Itulah kerugian yang akan diterima oleh mereka yang telah berbuat curang dan mengabaikan kejujuran dalam menjalankan amanah. 0leh karenanya keuntungan yang diperoleh dari hasil kecurangan pasti akan berakhir dengan kerugian, meskipun perbuatan tarsebut tidak terungkap selama hidup didunia, akan tetapi kelak di akhirat pasti akan dimintai pertanggungjawaban oleh Tuhan YME.

         Life is a choice between honesty and cheating, for that let us cultivate honesty as the main foundation in life, and prioritize good deeds in all activities , by not committing fraudulent acts that will harm ourselves or others, because basically fortune has been arranged by God Almighty, so that all desires that we pursue and strive for will not be realized if God has not willed it . For that as a believer must always be patient in facing every problem, and try to the maximum according to your own abilities, and act honestly because honesty is the main requirement for growing trust from others. There is a principle that some people hold, namely that once you say and do dishonestly then you will not be trusted forever, thus if a leader cheats his people then the people will not trust him forever. Let us live by prioritizing honesty as the main foundation, because honesty will bring inner peace and avoid cheating that will have a detrimental impact .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HEART & MIND EXERCISE

TIME IN HUMAN LIFE

PREDICTIONS OF OBSTACLES TO PRAYER FOR VICTORY