Imagination does not match reality
KHAYALAN TAK SESUAI KENYATAAN
Sebagai mahluk paling sempurna di muka bumi, manusia deberi anugerah akal dan pikiran yang dapat memberi manfaat bagi kehidupan diri dan lingkungannya, salah satu wujud hasil pemikiran diantaranya adalah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang banyak menghasilkan penemuan bermanfaat dalam mendukung segala keperluan hidupnya. Buah pikiran yang menghasilkan perangkat teknologi maju dan modern, merupakan salah satu inovasi berhaga, dimana hal itu mungkin berasal dari khayalan manusia yang belum ada sebelumya, dengan demikian khayalan yang bisa diwujudkan dalam kehidupan nyata adalah suatu keberuntungan yang harus disyukuri karena itu merupakan anugerah dari Tuhan YME. Khayalan sendiri merupakan hasil dari angan-angan, atau fantasi yang diciptakan oleh pikiran berupa gambaran, atau cerita yang belum terjadi di dunia nyata, dapat berfungsi sebagai hiburan, atau bahkan dasar dari inovasi. Namun kebanyakan manusia menggunakan daya khayalannya untuk membayangkan sesuatu yang berhubungan dengan kenikmatan hidup, seolah-olah mereka berada dalam dunia nyata. Kegiatan menghayal boleh jadi hanya membuang waktu dan energi, sehingga banyak peluang yang terlewat begitu saja tanpa menghasilkan sesuatu yang produktif serta bermanfaat bagi diri dan lingkungannya.
Seiring berkembangnya dunia hiburan baik berupa film. Vidio,You Tube maupun serial sinetron di televisi yang banyak manampilkan drama tentang asmara dan kemewahan, secara langsung berpengaruh terhadap pola pikir, sikap dan tindakan sebagian masyarakat yang menonton tayangan tersebut, sehingga menyebabkan mereka larut dalam fantasi, serta menghayal kehidupan yang sebenarnya jauh dari dunia nyata. Perlu diketahui bahwa perbuatan mengkhayal dapat mendorong seseorang untuk berbuat instan dalam mencapai angannya, seperti melakukan tindakan merampas dan mencuri sebagaimana yang ditampilkan dalam film, demi mendapatkan materi untuk memenuhi harapan dan keinginan yang ada dalam pikirannya. Demikian pula akibat dari pebuatan mengkhayal, dapat menyebabkan pejabat yang memiliki kedudukan strategis melakukan tindakan menyimpang, seperti selingkuh dan memiliki wanita simpanan, serta korupsi demi mewujudkan impian dan angan yang ia idam idamkan selama ini. Sementara bagi mereka yang berasal dari kalangan bawah dan tidak berkemampuan, bisa melakukan tindakan kriminal seperti mencuri dan merampas sesuatu, untuk membeli barang mewah demi mencapai kehidupan yang selama ini ada dalam khayalan dan angan-angannya.
Sebenarnya angan-angan merupakan sesuatu yang abstrak dan
belum tentu terwujud dalam perjalanan hidup seseorang, bahkan sebaliknya terkadang
apa yang telah dibayangkan bisa berbanding terbalik dan tidak disesuai dengan
kenyataan. Seperti
halnya orang yang berkhayal memiliki kehidupan aman, tentram dan damai namun
segala apa yang mereka bayangkan terkadang lebih banyak yang tidak sesuai
kenyataan. Demikian pula mereka yang masuk perguruan tinggi sesuai dengan
pilihannya, agar kelak setelah lulus akan mendapatkan pekerjaan sesuai bidang
yang selama ini mereka pelajari, akan tertapi setelah selesai kuliah ternyata
apa yang mereka bayangkan dan dicita –citakan tidak sesuai dengan kenyataan, sebagai contoh, banyak sarjana pertanian yang bekerja di sektor
perbankan, pendidikan, jurnalis, dan berdasarkan pengalaman serta kenyataan yang
ada sebagian besar lulusan perguruan
tinggi mendapatkan pekerjaan tidak sesui bidangnya, sehingga angan dan harapan
yang dulu mereka bayangkan tidak dapat terealisasi seseuai yang diharapkan.
Memang khayalan banyak yang tidak tidak sesuai, bahkan
sebaliknya bisa berbanding terbalik dengan kenyataan yang ada. Untuk itu dalam
hidup berpikirlah realistis sesuai dengan kemampuan yang ada, dan tidak perlu
berkhayal terlalu jauh sehingga terbuai
dalam lamunan panjang yang tidak memiliki makna dalam kehidupan. Hidup
pada dasarnya adalah ujian, tantangan dan cobaan yang harus dilalui dengan
kerja keras sesuai batas kemampuan, karena hanya dengan usaha dan kerja keras kita dapat mencapai apa yang menjadi harapan
dan keingianan kita. Rencakanlah kehidupan mulai dari yang sederhana, dan
lalui tahap demi tahap sesuai penghasilan yang didapat, selanjutnya jangan banyak melihat kemampuan
orang lain yang mungkin lebih maju dari kita, tapi lihatlah kebawah, ternyata
masih banyak orang yang hidupnya tidak labih baik dari kita, dengan begitu kita
akan lebih banyak bersyukur dalam menikmati hidup, karena hanya dengan bersyukur,
hati akan lebih tenang dan bahagia.
.jpg)

Komentar
Posting Komentar