DUA KENIKMATAN DI 2/3 MALAM
Kehidupan manusia senantiasa dibatasi
waktu, baik waktu untuk bekerja, beribadah maupun waktu untuk beristirahat, ketiganya
memiliki peran yang sangat penting dalam ritme kehidupan yang terus berputar
dari pagi, siang sore dan malam. Demikian juga waktu beribadah sudah ditentukan
waktunya, dimana dalam sehari semalam, ada lima waktu ibadah yang tidak boleh
terlewat dan harus dilaksanakan sesuai dengan batasan waktu yang telah
ditentukan. Selain ibadah sholat wajib lima waktu, ada juga sholat sunnah (rutin/harian)
yang merupakan ibadah tambahan yang waktu pelaksanannya mengiringi dan
bersamaan dengan sholat wajib, dan sholat sunnah yang waktunya tidak mengiri
sholat wajib, seperti sholat sunnah Syuruk, Dhuha dan sholat Tahajud. Setiap
muslim yang taat beribadah, akan selalu
menjaga sholatnya semaksimal mungkin, dengan waktu yang telah ditentukan,
sehingga setiap ada panggilan waktu sholat (Adzan), mareka akan bergegas menuju
sumber suara di Masjid, dan melaksanakan sholat berjamaah.
Sholat
adalah ibadah yang paling utama dalam Islam, karena hal ini dapat dijadikan
sebagai indikator dari perilaku umat muslim selama hidup di dunia, sebagaimana
yang akan dipertanggung jawabkan kelak
di akhirat dimana ibadah yang paling pertama dihisab adalah sholat, apabila
sholatnya baik maka akan baik pula amalan ibadah yang lain. Dunia
bagi umat muslim dapat diibaratkan sebagai penjara yang selalu membatasi mereka
dari segala aktifitas baik aktifitas bekerja, adab pergaulan antar manusia,
maupun aktifitas dalam memenuhi kebutuhan jasamani, seperti makan dan
minum yang semuanya diatur sedemikian rupa sehingga ada batasan-batasan yang
tidak boleh dilanggar, dan harus selalu dipatuhi,
karena itu sudah menjadi norma yang manakala dilanggar, maka akan berakibat
dosa bagi yang bersangkutan.
Waktu
dalam 2/3 malam adalah waktu yang sangat berharga bagi sebagian besar manusia,
dimana dalam waktu tersebut ada dua kenikmatan yang sayang untuk dilewatkan,
dan berat untuk ditinggalkan, dimana
suasana waktu saat
itu pada umumnya dalam keadaan hening dan vakum dari segala aktifitas
manusia. Dua
kenikmatan itu, yang pertama adalah puncak kenikmatan dalam tidur malam, dimana
pada waktu tersebut sebagian besar manusia dalam keadaan tidur lelap, dan
mungkin ada sebagian lain yang tengah menikmati mimpi indah, ditengah puncaknya
kenikmatan tidur, dan sangat berat untuk bangun, walaupun bangun biasanya hanya
untuk buang air kecil ke toilet, untuk selanjutnya kembali menlanjutkan tidur.
Kenikmatan yang kedua, adalah kenikmatan ibadah sholat malam (Tahajud), ibadah
ini tergolong sangat berat bagi yang belum terbiasa, karena bertepatan dengan
puncak waktu menikmatan tidur, yang kurang lebih jatuh pada pukul 01.30 , sampai
menjelang waktu sholat subuh, dan hanya mereka yang mendapat hidayah iman dan
taqwa dari Allah SWT, yang dapat melaksanakannya.
Bagi
sebagian orang yang sudah terbiasa melaksanakan sholat malam, akan terasa
sayang manakala ditinggalkan, mengingat ibadah ini tergolong istimewa karena disaksikan oleh para malaikat,
sehingga suasana yang ada hanya ketenangan hati dan rasa khusu yang selalu
menyeliputi. Sholat sunnah tahajud merupakan ibadah tambahan
yang sangat dianjurkan, mengingat waktunya yang berada di 2/3 malam, sehingga memiliki nilai pahala yang sangat besar. Ada dampak yang dirasakan bagi orang yang rutin melaksakan
ibdah ini, yaitu ketenangan batin, dan
hidayah kabaikan dalam setiap beraktifitas, serta kehati-hatian dalam bartutur
kata, sehingga tidak menyinggung perasaan orang lain.
Dengan menjalankan ibadah ini secara rutin, akan dapat
mempertajam sensitifitas hati, serta peka terahadap hal-hal yang mendorong
kearah perbuatan yang melanggar serta dilarang agama, sehingga dengan
terhindarnya kita dari segala perbuatan yang terlarang, akan mebuat hidup
menjadi semakin tenang dan terarah. Untuk itu guna manjaga dan meningkatkan
amal ibadah kita, marilah kita memulai dan membiasakan diri untuk ibadah sholat
Tahajud, agar naluri kaimanan kita menjadi semakin tajam, dan membuka jalan
diampuninya segala dosa dan kesalahan, serta dikabulkannya doa dan permintaan akan kehidupan yang
bahagia, sejahtera serta selamat didunia dan di akhirat. Wallohualam bissawab.

Komentar
Posting Komentar