LEBIH BERNILAI KERJA OTAK ATAU FISIK


 

Manusia adalah mahkuk sempurna, yang diberi karunia otak untuk berpikir serta kemampuan fisik untuk bekerja, selanjutnya aktifitas kerja sudah mejadi salah satu kegiatan rutin yang dilakukan setiap hari, bahkan ada diantaranya bekerja sampai larut malam, semuanya dilakukan demi memenuhi kebutuhan hidup diri dan keluarganya. Dalam hidup  telah ditakdirkan bahwa laki-laki memiliki peran sebagai kepala keluarga  dengan tugas dan kewajiban mencari nafkah, meskipun dalam kondisi tertentu ada sebagian wanita yang turut bekerja membantu perekonomian keluarga, sehingga  sudah menjadi hal yang wajar bila wanita ikut andil dan mengabil peran yang sama dengan laki-laki dalam melaksanakan aktifitas kerja, bahkan tidak jarang dalam suatu institusi menempatkan wanita sebagai pimpinan tertinggi melebihi kedudukan laki-laki.

Pendidikan sebagai sarana untuk mengembangkan pengetahuan dan meningkatkan  kemampuan berpikir, sehingga memiliki peran penting dalam menanamkan aspek kepribadian yang meliputi aspek intelektual, norma kerohanian, disiplin dan kepatuhan terhadap pimpinan. Pendidikan juga berperan sebagai sarana seleksi karier bagi yang telah menduduki  jabatan manajerial sehingga hanya mereka yang memiliki kemampuan akademik terbaik yang berpeluang menduduki stuktur jabatan tertinggi terutama dalam lingkup lembaga pemerintah dan dunia usaha. Bekal pendidikan merupakan sarana untuk mengembangkan pola pikir yang kreatif sehingga mampu menghasilkan produk yang bermanfaat dan hal ini merupakan salah satu hasil kerja otak yang dituangkan dalam pemikiran.. 

Ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang pesat saat ini,   berpengaruh langsung terhadap sistem kerja yang sebelumnya dilakukan secara manual barubah menjadi sistem kerja dengan menggunakan teknologi mesin, sehingga lambat laun peran manusia mulai tergantikan oleh mesin yang dipandang lebih efektif dan mampu menghasilkan produk dengan skala besar dan berkualitas. Perlu diketahui bahwa kemajuan teknologi tidak akan terjadi tanpa didukung peran manusia yang memiliki kemampuan berpikir, sehingga kerja otak yang menghasilkan ilmu tentu lebih bernilai darpada kerja fisik. Namun tidak semua pekerjaan dapat diselesaikan dengan mesin, akan tetapi ada yang harus dilakukan secara manual sehingga diperlukan tenaga manusia sebagai unsur utama untuk menghasilkan produk yang bermanfaat dan bernilai bagi konsumen. Dengan demikian kerja otak yang menghasilkan ide dan pemikiran serta kerja fisik yang menghasilkan produk akan memiliki kedudukan yang sama bila dilihat dari sudut kesuaian dalam penggunan.

Pada dasarnya tidak semua pekerjaan memerlukan pemikiran mendalam, dan harus diselesaikan dengan teknik yang rumit,  tetapi ada pula pekerjaan sederhana  yang  hanya memerlukan tenaga untuk dapat menyelesaikannya, sebagai contoh,  mencangkul, menanam dan memanen padi, berjualan makanan keliling, kuli angkut barang  dll. pekerjaan tesebut tidak memerlukan  ilmu yang tinggi akan tetapi hanya membutukan minat dan kemauan untuk bekerja keras. Jenis pekerjaan ini  memerlukan ketekunan, semangat dan motifasi guna  memperoleh penghasilan yang dapat memenuhi kebutuhan hidup. Namun manfaat yang diperoleh dari hasil kerja tersebut hanya cukup untuk kebutuhan sendiri dan bila dibandingkan dengan hasil yang deperoleh terkadang tidak seimbang, karana ada yang bekerja dari pagi sampai malam dengan menguras tenaga dan cucuran keringat, ternyata upah yang didapat hanya cukup untuk makan sehari, sehingga keja fisik pada umumnya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sendiri serta memiliki manfaat yang terbatas bagi masyarakat luas.

Tinggi rendahnya nilai  pekerjaan dapat diukur dari besar kecilnya nilai manfaat bagi masyarakat, dimana semakin besar manfaat  pekerjaan akan semakin besar pula penghasilan yang  diperoleh, sebagai contoh, pekerjaan dibidang kesehatan, transportasi publik, perbankan dll. jenis pekerjaan tersebut memerlukan ilmu yang diperoleh dari bangku pendidikan dan hanya orang yang memiliki keahlian yang dapat melakukan pekerjaan tersebut seperti profesi dokter, pilot pesawat terbang, akuntan publik dll. mereka bekerja mengandalkan daya pikir dan ketelitian dari pada menggunakan tenaga fisik. Sebaliknya hasil pekerjaan yang hanya dinikmati oleh sedikit orang, maka memiliki nilai manfaat yang kurang di  masyarakat sebagai contoh, kerja kuli angkut barang, tukang kayu, kuli cangkul di sawah dll, yang manfaatnya hanya dirasakan oleh pemberi dan penerima jasa, sehingga hasil pendapatan yang diperoleh pun hanya terbatas untuk memenuhi  kebutuhan diri dan keluarga.   

Bekerja menggunakan otak dan pikiran pada umumnya memiliki nilai manfaat yang lebih besar dibanding bekerja dengan meggunakan tenaga fisik, demikian pula ilmu dan keahlian yang menggunakan otak dan pikiran  memiliki nilai manfaat yang besar sehingga pengahasilan berupa fianansial yang diperolehpun cenderung lebih dari cukup. sebaliknya pekerjaan dengan keterampilan fisik umumnya memiliki nilai manfaat yang terbatas bagi mayarakat sehingga pendapatkan finansial yang didapat hanya terbatas untuk memenuhi kebutuhan sediri, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa bekerja dengan otak dan pikiran lebih berharga dari kerja fisik .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HEART & MIND EXERCISE

TIME IN HUMAN LIFE

PREDICTIONS OF OBSTACLES TO PRAYER FOR VICTORY