DON'T WASTE YOUR TIME
JANGAN SIA-SIAKAN WAKTU
Dengan terus berjalannya waktu hendaknya kita sadar bahwa
semua akan berakhir, dan batas akhir itu tidak akan dapat diprediksi maupun
diperkirakan, karena itu semua merupakan rahasia Tuhan YME, dan tujuan manusia diciptakan hanya untuk menjalani
hidup serta beribadah kepadaNya. Bila kita simak lebih jauh bahwa, hidup
manusia selalu diwarnai dengan berbagai aktifitas yang berkaitan dengan upaya
dan usaha untuk memenuhi kebutuhan hidup, baik untuk diri sendiri maupun
keluarga, aktifitas tersebut dilakukan manusia hampir setiap saat, dengan
demikian waktu memegang peranan penting, yang dapat digunakan sebagai batas
awal dan berakhirnya suatu pekerjaan. Bagi mereka yang sadar adanya waktu yang
membatasi kehidupan, maka akan berupaya untuk menggunakan waktu sebaik baiknya,
terutama dalam membagi dan mengatur waktu untuk bekerja mencari nafkah maupun
untuk beribadah.
Waktu
terus berputar seiring perjalanan hidup manusia, tanpa dapat dicegah maupun kembali
kembali ke belakang, ibarat anak panah yang melesat dengan cepat tanpa dapat
berputar kembali kearah busur yang melepasnya, dan akan berhenti
manakala mengenai sasaran yang dutuju, demikian pula hidup manusia akan terus
berjalan sampai ujung batas kematian. Namun sangat disayangkan banyak manusia
lalai bahwa hidup ada batasnya, sehingga mereka terlena dengan segala aktifitas
kehidupan dunia beserta kenikmatannya, dan seringkali melewatkan waktu
beribadah sebagai kewajiban yang kelak dipertanggungjawabkan dihadapan Tuhan
YME. Lalu dengan waktu yang ada mereka terus berlomba lomba menumpuk harta secara
berlebihan, seolah olah akan hidup
selamanya, padahal bila kita renungkan lebih jauh bahwa jatah hidup didunia
sangatlah terbatas, apabila tidak diatur dengan baik, maka
akan timbul penyesalan yang teramat dalam.
Disisi lain ada yang menggunakan waktu luang untuk
kegiatan tidak berguna, padahal waktu merupakan sesuatu yang sangat berharga,
bila digunakan dengan bijak untuk kegiatan yang bermanfaat, karena sekecil
apapun upaya dan usaha akan memberikan nilai yang positif bagi yang
melakukannya. Untuk itu jadikanlah diri kita sebagai orang yang bermanfaat,
karena sebaik baiknya manusia adalah mereka yang dapat memberi manfaat bagi
orang lain, makna manfaat disini
sangatlah luas, tidak hanya dilihat dari sisi materi seperti uang dan harta, namun dapat juga dari sisi rohani seperti memberi
nasehat, dan saran tentang kebaikan berupa
penyampaian ilmu agama, serta ilmu pendidikan yang menunjang kehidupan.
Untuk itu marilah kita merenung sejenak
dan mengevaluasi diri, sudahkah hidup yang telah dilalui diisi dengan sesuatu yang bermanfaat, atau berlalu
begitu saja tanpa ada aktifitas bernilai, sungguh merupakan kerugian yang
teramat besar manakala waktu dalam kehidupan
berlalu begitu saja tanpa diisi dengan sesuatu yang bermanfaat, terlebih
bila digunakan untuk melakukan perbuatan terlarang sehingga harus berhadapan
dengan hukum, dan berujung penjara yang mengekang dan mengikat kebebasan hidup.
Untuk
itu janganlah mencoba untuk menyia-nyiakan waktu karena bila sekali terlewat
tidak akan kembali berulang, dan perlu diingat bahwa kesempatan hanya
datang sekali, apabila tidak digunakan dan dimanfaatkan dengan baik maka akan
timbul penyesalan selama lamanya.
Selagi masih diberi kesempatan untuk hidup, marilah
waktu yang masih tersisa kita gunakan
untuk melakukan kabaikan secara fertikal dan horizontal, yaitu memohon ampunan kepada Tuhan
YME, atas segala perbuatan dosa yang pernah kita lakukan, serta berbuat baik
kepada sesama dengan memaafkan kesalahan
orang lain, dan meminta maaf apabila kita berbuat salah kepada mereka. Dengan
memanfaatkan waktu yang tersisa untuk amal kebaikan, merupakan salah satu upaya
terbaik dalam hidup, sebelum semuanya terlambat karana waktu tidak akan
menunggu, ia akan terus berlalu meninggalkan kita sampai batas akhir yang telah
ditentukan oleh Yang Maha Kuasa. Wallohualam bissawab.

Komentar
Posting Komentar